Terkadang,,, di dalam hidup kita. Pasti pernah kenal yang namanya FALL IN LOVE (Jatuh
cinta). Dan terkadang cinta itu memiliki durasi... ada yang 3 detik... dan ada
yang 5 menit. Dan termasuk aku,,, aku pernah merasakan cinta 5 menit. Dan cinta
itu sangat susah untuk ku lupakan. Oh iaa,,, ini merupakan pertama kalinya
CERITA FAKSIku (Gabungan Fakta dan Fiksi). Tentang aku,,, dia dan dia itu
nyata... dan pengalamanku memilikinya satu hari itu. Dan yang lainnya itu
hanyalah karangan belaka.oh ia namanya si dia itu pakai nama samaran loh...
jadi mohon dimaklumi...
CINTA 5 MENIT
( I CAN HAVE YOU JUST ON ONE DAY )
Hai...
Nama aku Abdul. Aku sedang duduk di depan sekolah. Aku sedang duduk menanti
seseorang. Tapi aku udah lupa... aku menanti orang itu.. dan tiba-tiba “Hay,,,
apa kabar...” sapanya mengagetkanku dan membuat aku tersadar dari lamunanku. Entah
mengapa,,, aku merasa ada yang salah dari tatapannya... aku merasa terhinoptis
olehnya. Dunia terasa hampa dan hanya ada aku dan dia. Akupun menjadi semakin
gugup... entah mengapa aku merasa ada yang salah dari dia. Akupun segera
mencairkan suasana... akupun segera mengalihkan perhatianku darinya... “Duuuh,,,
kakakku kemana sih udah 5 menit ditunggu gak nongol2...” akupun kembali
memandang dia... tapi dia udah pulang... aku cuek aja.... tapi sedikit deg
degan.
Aku masuk ke dalam sekolah ternyata
kakakku udah pulang... sialan,,, ditinggal lagi daaah... yaudah,,, terpaksa aku
nunggu sholat dzuhur aja,,, baru aku pulang... tapi aku masih terpikir...
kenapa??? Dia pulang tanpa pamit yaah... dan kenapa aku salah tingkah... dari
lalu aku sudah mencintainya. Tapi baru sekarang aku sedikit merasa salah
tingkah.
Akupun mencoba untuk melupakan itu
semua,,, aku melupakannya... tapi sangat sulit.. oh iaa,,, gadis itu bernama
“Vivy” (Nama samaran). Aku sudah mencintainya sejak dulu... tapi perasaanku
belum pernah tersampaikan.
Esoknya lagi,,, aku bertemu lagi
dengannya. Yaa,,, tempat sama,,, jam sama,,, kondisi yang sama,,, tapi MOODnya
beda... akupun menyambutnya dengan gembira + alay. “hey,,, ketemu lagi di
tempat yang sama,,, waktu yang sama,,, dan MOODnya aja yang berbeda.” Diapun
tersenyum.. dan senyuman yang kuinginkan itu tersaji dengan lembut untukku...
kitapun memulai percakapan hangat... dan tak terasa,,, mas2 jualan yang
kutunggu datang juga. Akupun menyapa mas itu ... dan dalam sekejap aku
menghadap ke vivy... eeeh dia sudah menghilang lagi entah kemana.
Aku menceritakan tentang
pengalamanku kepada temanku. “Kenapa sih,,, setiap aku ketemu dia,,, paling
hanya 5 menit doang. Gak kurang gak lebih...” “Yaah,,, mungkin itu udah takdir
loe,,, gan.” Katanya padaku. Aku semakin bingung kenapa sih harus begini...
padahal lalu kita bertemu biasanya lama. Tapi sekarang paling Cuma 5 menitan.
Keesokan harinya,,, aku bertemu lagi
dengannya... yaaa,,, aku membuka pembicaraan “Perasaan ini musim dingin,,, kok
panas terus sih...” *Pertanyaan aku
gini karena aku salah satu penikmat musim*. Dia hanya tersenyum padaku. Aku
sering jengkel kalau musim panas tapi hujan. Atau musim hujan tapi panas.
Huuuuft,,,,
Keesokan harinya,,, aku bertemu lagi
dengannya... diapun tersenyum lagi padaku. Dan waktu itu dia hampir kesandung
oleh kakiku. Dan akupun menahannya. Dan jantungku berdegup cepat. “Ya Allah
kira-kira Vivy tau gak yaah kalau aku lagi deg-degan” gumamku dalam hati. Kita
saling bertatapan. Dan aku menjadi salah tingkah *Maklum,,, aku suka salah
tingkah kalau bertatapan*. OMG,,, aku benar2 senang saat itu. Tapi aku melihat
jam,,, ternyata udah mau 5 menit... akupun bersiap untuk melepaskan Vivy.
Vivypun hilang entah kemana.
Oh iaa,,, waktu itu teman aku pernah cerita
ke aku... “Aku lagi jatuh cinta sama seseorang..” Aku penasaran dan tanya lagi
ke dia “Siapa??? Cerita dong...” Diapun menjawab dengan muka yang berseri2....
“Aku suka sama Vivy”. Aku langsung cemburu... “Ohh,,, kamu suka dia yaaah...”
“Iaa,,, emang kenapa???” tanyanya. Akupun menggelengkan kepala. “Kenapa sihh...
Tommy,,, suka sama si Vivy... padahal aku juga suka sama dia.” Pikirku. Oh
ia,,, teman aku itu namanya Tommy. Dia sahabat aku loh. Aku dan dia sering
curhatan. Dan saling berbagi kisah.
Tapi aku tak bisa menjaga perasaanku
kepada vivy... aku sudah benar2 mencintainya dari dulu. Tapi,,, bagaimana
dengan TOMMY.. dia juga sahabatku. Dan aku itu lebih memilih sahabat... yaudah
deh ,,, aku akan mengorbankan perasaanku ini yang kesekian kalinya.
Akupun mencoba untuk tegar... oke,,,
jika dilihat,,, aku mampu sebenarnya... tapi hatiku tak mampu. Sungguh sangat
sakit. Ya Allah tolong bantu aku. Aku
sangat depresi. Waktu itu aku hampir saja gila karena cinta. Aku semakin
memburuk. Tapi,,, aku mencoba untuk tegar.
Keesokan harinya,,,, aku bertemu
lagi dengannya... diapun tersenyum padaku. Akupun bercakap2 dengan dia...
tapi.... Tumben ini hari dia lama dijemput... cinta selama ini yang hanya
berjalan selama 5 menit. Kini akan berlangsung lama. Sedikit senang. Kamipun
menikmati hari itu. Tapi ada satu pertanyaan di benakkku “Kenapa yah kalaau
duduk,,, dia pasti disampingku. Apakah dia suka sama aku....” aku sedikit berharap.
Dan berharap ini akan selalu ku kenang...
Hingga nasib buruk memhampiriku...
aku keceplosan cerita ke Tommy kalau aku suka sama Vivy. Tiba-tiba raut wajah
dan mukanya berubah 180 derajat. Akupun tak menyangka aku bisa keceplosan.
Diapun langsung pergi meninggalkan aku. “Tom,,,Tom,, Tommy... dengerin
penjelasan aku dulu dong...!!!” Pintaku kepada Tommy sambil menarik tangannya
memohon. “Gak ada lagi yang perlu loe jelasin... udah jelas. Loe itu
PENGKHIANAT.” Bentaknya sambil melepaskan peganganku. “Tom,, ini gak seperti
yang kamu kira.” Jelasku lagi. “Apa??? Apa loe bilang?? Gak seperti yang ku
kira??? Eh,,, loe tau gak,,, loe itu PAGAR MAKAN TANAMAN. Loe itu menusuk gue
dari belakang tau.” Gertaknya lagi. “Tommy,, aku minta maaf dulu tom... aku tahu...
aku............” Pembicaraanku langsung dipotong olehnya “Tidak,,, Tidak ada
lagi yang perlu diharapkan. Gue kecewa punya sahabat kayak loe. Gue kira loe
baik. Ternyata memang baik,,, memang baik kalau dimukaku aja,,, kalau
dibelakang,,, loe itu MUNAFIK tau...”.
Aku segera meneteskan airmata. Aku
menatapnya yang pergi meninggalkanku. Lagi-lagi,,, aku tak mampu menopang
badanku... jadi akupun berlutut. Di tengah-tengah hujan. Tanpa ada yang
menolong,,, tanpa ada yang mengerti... dan TANPA ADA YANG TAHU. Karena ini
merupakan sebuah kebodohan. Sekeras apapun aku menangis. Pasti tidak ada yang
tahu,,, karena air mataku tidak terlihat karena teralihkan air hujan. Akupun
segera bangkit dari tempat itu.
Akupun mencoba berpikir dua kali... dan aku
memilih untuk setia kepada sahabat. Karena menurutku sahabat adalah segalanya
selain Allah dan keluarga. Dan aku teringat kepada sebuah adik kelasku yang
cute dan fashionable itu. Dia menyukaiku. Jadi apa masalahnya jika aku pacaran
dengan dya.... dan merelakan vivy buat tommy.
“Prilly...” Aku segera mengirim pesan buat
adik kelasku yang cute itu. Oh iaa,,, namanya Prilly (NAMA SAMARAN). Diapun
membalas “Iaa kak. Kenapa???” Dia membalas SMSku. Aku pun menjawabnya dengan
ragu-ragu “Kamu mau gak jadi pacarku...???” Pintaku. Dan diapun menjawab smsku
dan mengiyakan permintaanku.
Aku berpikir,,, prilly maafkan aku... aku
memilikimu tanpa ada sedikit rasa sayangku padamu. Karena cintaku untuk Vivy,,,
dan aku harus merelakan Sahabatku buat vivy. Aku segera menitikkan air mata untuk
mengingat itu... huhuhuhuhuhuh...
“Mulai sekarang kita mulai berpacaran”
gumamku dalam hati. Lagu “Kuroi tenshi / Malaikat Hitam” yang berbunyi kesekian
kalinyapun mengbuyarkan lamunanku itu. Ternyata langit masih mendung dan hujan.
Meskipun ini musim hujan dan aku menantikan hujan. Entah mengapa aku malah
jengkel setelah hujan itu turun. Apa karena dia turun di waktu yang gak
tepat???. Aku gak tau.
Aku mencoba untuk mengenang masa2ku dengan
Vivy... ternyata aku telah tertidur dan jampun menunjukkan pukul 6 pagi. Aku
segera bangkit dan menuju ke sekolah. Kalau dibilang aku orang yang ceria tapi
lebih memilih gaya hidup SLOW MOTION. Akupun bertemu dengan Vivy lagi. Dan
pertemuan kali ini terasa sangat lama,,, diapun semakin dekat denganku. Dan
tanpa sadar waktu vivy dekat denganku,,, ternyata Tommy lewat didepanku dan
menatapku dengan tatapan sinis. Akupun segara memalingkan wajahku dari tommy.
Dan akupun merasa ada yan salah. Akupun menjadi bersikap dingin dan pergi
menginggalkan Vivy tanpa pesan.
Entah kenapa Vivy bingung dengan
perlakuanku... aku hanya bilang gak kenapa2. Dan makin hari... perlakuanku
kepadanya makin berubah,,,, aku semakin cuek kepadanya. Kadang juga aku
mengeluarkan kata2 yang sepatutnya... dan aku biasa berdua2an denga Prilly didepan
Vivy.
Entah mengapa aku merasa kasihan terhadap
Vivy. Ada yang bilang kalau dia itu sebenarnya sayang sama aku. Cuma aku yang
gak pernah tau. Tapi,,, aku cuek aja... akupun segera pergi ke Tommy,,, “Hey
gan,,, aku udah merelakan kamu sama Vivy,,, sekarang kamu harus dapatkan dia
dan kamu jangan sakiti dia... awas yah kalau kamu sakitin dia...” Dia masih
cuek juga... “Hey gan,,, dengarin aku ngomong dikit,,, napa sih.... aku udah
berusaha semaksimal mungkin. Dan kamu gak hargain pengorbanan aku..” Dia masih
aja cuek... “Oke,,, fine... jika itu yang kamu mau. Aku harap cukup itu. Dan
cukup sekian aku mengenalmu... dan cukup sudah,,, aku rasa aku akan muak jika
bertemu denganmu.” Sambil melempar foto2 vivy dimuka tommy aku menjadi sangat
jengkel. Semua orang melihat aku. Dan aku langsung pergi dari hadapannya.
Vivypun secara terpaksa akan menerima
Tommy.. tapi sebenarnya dia tak mau dengan Tommy,,, entah kenapa... tapi
merekapun mencoba mengerti kekurangan pasangannya. Dan mereka berpacaran dalam
waktu yang sangat lama...
6 BULAN KEMUDIAN....
Aku dan Prilly memiliki hubungan yang
sangat harmonis begutupula dengan Tommy dan Vivy... meskipun hatiku buat vivy..
tapi aku tetap memperhatikan pasanganku... hingga suatu hari,,, akupun bertemu
dengan vivy... kamipun saling terbuka... “Vivy,,, aku ingin jujur kepadamu???”
Ujarku. “Aku juga,,dul...” Ujarnya juga. “Ini tentang....” Aku belum
melanjutkan katanya.. “Tentang apa,,, Politik, Ekonomi, Kuliner, Wisata
atau...” candanya garing kalau menurutku “ini tentang ini...” Jawabku sambil
memegang dadaku. “Oooh,,, itu... aku juga...” Ujarnya. “Aku sebenarnya suka
sama kamu.. Cuma kamu gak pernah tau tentang perasaanku ini”... dan dia pun
tertegun mendengar kata-kataku. “Aku juga... dari dulu aku sayang dan suka sama
kamu. Tapi kamu gak pernah juga tau hal itu. Aku sangat terpuruk waktu liat
kamu bersikap jadi aneh padaku...” Jawabnya... degggg,, jantungku hampir
copot...
“Maafkan aku vy,,, aku sbenarnya waktu itu
sayang sma kamu... Cuma Tommy sayang sama kamu,,, aku harus bisa memilih
sahabat daripada orang yang di sayang... karena sahabat adalah segalanya
bagiku... aku benar2 ingin persahabatan aku dan tommy baik... tapi kini
terlambat” aku menitikkan air mata saat mencurahkan isi hatiku. “Mau gak
pacaran denganku.... meski hanya sehari...” Ujar kami dengan kompak... pipi
kamipun semuanya menjadi merah karena malu... dan kitapun mengiyakan.
Kitapun resmi berpacaran... kami saling
melampiaskan perasaan kita... dan mencurahkan isi hati kita. Dan kita melewati
hari itu dengan sangat meriah.. karena kita tidak ingin menyia2kan hari ini...
hingga akhirnya malam menjelang,,, akupun menjadi sedikit sedih... hari ini
terasa sangat cepat... tapi aku sangat senang... akupun berjalan di pesisir
pantai dengan dia... menatap bintang2 malam yang sangat indah. Dan kamipun
menakhiri hubungan 1 hari ini dengan berpelukan.. ku harap aku tak akan
melupakanmu... I LOVE YOU PRILLY... BUT,,, I VERY LIKE VIVY... I’M SORRY... dan
ingat yaah kata2 mutiara dibawah ini
AKU LEBIH BAIK MERASA DICINTAI DAN
KEHILANGAN.. DARIPADA TIDAK DICINTAI SAMA SEKALI