Jumat, 25 Juli 2014

~Between Summer And Winter~ : Sayounara Aqzha-kun

“Yap... Terkadang aku merasa, aku hanya HIBURAN baginya. Dia datang padaku, hanya saat dia bosan aja. Kalau dia gak bosan, aku dicuekin, diacuhkan bahkan ngerasa seperti gak kenal. Hahahahah... Aku baru sadar, aku yang menganggapnya sangat special. Tapi dia gak, sakitnya tuh disini *Nunjuk Hati*”

Halo semuanya...!!! Masih ingat aku gak? Aku Abdul, bisa juga dipanggil Dule. Ohiya ini adalah salah satu cerita di satu set cerita musiman, yang kubuat kedua yaitu “Between Summer and Winter”. Yang pertama kan “Fantastic’s Life”, yaa ada lima cerita. Ohia, udah lama gak ngeblogging. Akhirnya bisa juga, dan kali ini bakal ngebahas ceritaku dengan Aqzha... Ohia, ini ada aroma ‘Shounen Ai*’nya gitu. Jadi mohon dimaklumi, kalau ada yang membahas tentang ciuman sesama jenis XD.


Sayounara Aqzha-kun

“Belakangan kamu...
Tak terlihat ditempat ini, Kujadi khawatir
Ku ingat kembali senyumanmu itu yang
Lebih cerah dari siapapun

Aku dengar kamu...
Pindah ke suatu tempat yang sangat jauh
Kuingin disaat saat terakhir
Bisa ucapkan selamat tinggal...”


Lagu  Rider mulai terdengar seperti menemani cuaca yang sama seperti biasanya, di sore hari. Hujan turun dengan derasnya dan tak juga mau berhenti, seakan ingin menetap di langit luwuk. Awan menangis, membuat suasana hatiku menjadi tambah kacau. Hanya bisa menatap Handphoneku yang dari tadi sepi bagaikan kuburan. Rasanya, aku pernah mengalami kejadian itu. Yap... Didalam MIMPI.
“Aaah, lagi lagi Deja Vu” Gumamku dalam hati “Kalau Deja Vu ada, hidup gak bakal asik dan menarik. Karna kita bisa melihat kedepannya melalui mimpi” Gerutuku yang makin kesal. Aku masih mencerca apa yang dibilang Nunu kepadaku lewat SMS, “Eeeh ka Abdul? Aqzha kayaknya besok mau berangkat ke Makassar, aku liat di statusnya” begitulah isi SMSnya. Aku menganggap, “Palingan Cuma pulang kampung”. Aku jadi cuek kepadanya, karna waktu itu dia jadi cuek dan mengacuhkan aku. Itu membuatku berpikir, kalau dia lagi marah atau lagi bete sama aku. Padahal aku rindu Aqzha yang lalu.
Aku merasa lembaran demi lembaran kenanganpun terbuka dan membuatku harus mengingat masa-masa yang indah yang kini tak bisa lagi untuk didapat. Mengingat kenangan indah yang hanya akan menumbuhkan rasa sakit didada. Awan dikala itu seakan mau menangis, kilat dan guntur bagaikan menghibur awan supaya tidak lagi menangis.
...*Flashback* Aku kenal sama dia, waktu itu cuma dengar cerita dari Irni, waktu itu.... “Iih, loe sama kayak Aqzha. JKT48 mulu, JKT48 mulu. Gue mau internetan, dianya malah nyuruh gue buka yang tentang JKT48 -_-.” Aku mulai penasaran, yang mana yang namanya Aqzha. Akhirnya aku meminta nomornya sama Kia, adik kelas aku. Aku mulai ngeSMS dia, dan kita mulai terbual percakapan hangat. Dan Oshi*nya adalah Nabilah dan Naomi. Dasar Mesum, pilihnya cuma liat muka doang -_-.
Aku merasa si Aqzha itu tipikal orang yang Moody*. Yah gitu deh, kalian pasti tau bagaimana orangnya kalau Moody. Dan akhirnya aku menjadi sedikit akrab di kegiatan Pramuka. Aku ditunjuk pramuka?? :o Bukan kemauanku kok, itu juga karena paksaan Kepsek. Yaudah aku terpaksa harus ikut, dari pada harus pindah. Trus waktu kitanya udah mau Camping, dianya selalu menenangkanku. Dia bilang camping itu enak, kita bisa merasakan mandiri. Dan yang masih aku ingat, dia nanya gini “Gimana dul? Enak kan camping” akupun mengiyakan, karena memang enak.
Kitapun menjadi lebih akrab sewaktu lomba Marching, dia ditunjuk untuk pegang spanduk. Dan dia bilang ke teman-temannya kalau dia pegang Snar, padahal sebenarnya bukan. Akupun mencoba membenarkannya, dan Aqzha menatapku sinis. Dan setelah teman-temannya pergi, dia marah marah sama aku. Aku jadi ngambek, aku nangis. Yap... Air mataku jatuh, untung pas itu belum pakai make up. Kalau udah, pasti udah luntur. Aku merasa bersalah, dan ternyata Aqzha maafin aku dan mencoba membujukku untuk turun. Karna pasukan segera OTW ke Alun-Alun. Alhasil, aku gak ngambek lagi. Aku dan diapun baikan.
Dan beberapa minggu berikutnya, ternyata ada kegiatan Marching lagi. Aku kelupaan bawa stick padahal udah dipesan dari kemarin untuk bawa stick -,- . Akupun segera kerumahku untuk ngambil Stick dan Aqzha mau ikut, satu kali lihat-lihat rumah aku. *Ternyata ada juga yah, yang gak tau rumah aku -_- padahal strategis banget*. Di perjalanan, kita bercerita. Dia memberiku sebuah motivasi motivasi gitu.
Ternyata kitanya mau nginap di skolah, supaya cepat bangun kalau udah mau tampil. Aqzhapun bilang kalau dia mau tidur disamping aku, trus dianya memonyongkan bibirnya seperti mau mencium aku gitu. Aku langsung pasang Wajah Tsundere*ku, dan membuat dia jadi takut. *Ketawa Jahat*. Aku senang waktu tau Aqzha udah masuk marching, meskipun cuma pegang symbal. Yang penting nanti bisa lebih dekat. Gak tau kenapa, mulai kejadian itu. Dia jadi sering memonyongkan bibirnya seperti mau mencium aku gitu. Aku sih pertamanya nolak mentah. Tapi ternyata, ciuman itu bisa berarti kasih sayang. Bisa saja kasih sayang sesama sahabat. Makanya, setelah itu aku gak gugup kalau dia gitu. Tapi masih gak ada niat buat ngebalas ciumannya. Udaah aah, udah OOT* nih.... *End Flashback*...
Oke, BOT*... Ternyata maksud dari status Aqzha yang berangkat ke Makassar itu maksudnya dia pindah. Haa? Aku gak percaya. Kenapa gak ada yang kasih tau gue sih. Aku sedih, aku belum sempat ucapin apalah inilah sama dia. Manalagi sebelumnya itu kita itu macam saling cuek gitu. Aku SMS dia, dan ternyata betul.
Dia pindah... Dia pindah... Dia pindah pemirsa.... Air mataku berjatuhan.... Aku teringat dia... Aku sayang dia... Sayang sebagai sahabat... Aku tak tahu bagaimana dengan dia pemirsaaaa... Ooh Netes Again..
...*Flashback* Hubunganku dengan Winy (Pacarku saat itu), sudah menjadi tanda tanya. Aku tak tau bagaimana kabarnya, tapi betapa terkejutnya aku. Waktu tau, dia jadian ama Aqzha. Kita kan belum ada kata putus. Aku jadi bingung, aku harus jengkel siapa? Siapa yang harus ku salahkan. Aku gak bisa jengkel winy, karna aku sayang dia tulussssssss banget. Dan aku udah terlanjur cinta. Tapi, aku juga gak bisa nyalahin Aqzha dan jauhin dia, dia itu sahabat aku. Bahkan aku rasa, dia pengganti Putra di kehidupanku. Aku jadi bimbang.
Aku merasa, aku sendiri yang salah. Membiarkan winy, longgar dalam penjagaanku. Aku harus merelakan orang2 yang kusayang itu untuk bahagia. Ohia, Aqzha dengan WaTaDos*nya mendekat padaku. Katanya ada kabar gembira tentang JKT48, trus dia juga mau bluetooth lagunya JKT48. Aku masih merasa bersalah, terhadap Aqzha.
Mungkin Aqzha merasa, aku udah putus dengan winy. Padahal sebenarnya belum. Tapi yaudah deh... Aku makin dekat dengan Aqzha. Dia biasa Nge-PING!!! Gue di BBM. Trus kita mulai terbuai percakapan hangat. Aku mulai merasa nyaman dengannya. Aku sangat suka saat dia tersenyum padaku. Senyumannya itu lebih lain dari siapapun. Entah mengapa, mungkin itu perasaanku saja.
Waktu itu aku ditunjuk ikut gerak jalan, dan ternyata ada Aqzha. Aku jadi semangat. Tapi masih tak Pede sih, hehhe... waktu Latihan kedua bagiku, ketiga bagi mereka (Satu kali gak ikut latihan XD) aku dan Aqzha datang berpaspasan. Aku dan diapun jalan bareng masuk ke sekolah. Dia mencarikan aku tempat untuk bersantai, entah apa aku yang salah fokus, aku lihat dia nunjuknya kamar mandi
“Serius? Di kamar mandi? Emang mau ngapain di kamar mandi?” Tanyaku padanya “Disini kaleee... bukan di kamar mandi. Kok kamu kepikiran sampai di kamar mandi sih? Cepetan bluetooth-in aku fotonya Naomi yang cantik!” Seru Aqzha “Eeeh, iaia XD” jawabku. Diapun mulai senyum, aku tau apa yang dipikirkannya. Laki-laki otaknya memang ngeres, meskipun sesama laki-laki. Diapun mengajakku duduk “Ohia, celana yang kupakai sama yang kupakai waktu nginap itu. Masih robek, belum dijahit” Kataku membuka pembicaraan dengan nada agak manja. Diapun hanya tersenyum. Dan aku suka itu.
Dan waktu gerak jalanpun aku berhasil merebut perhatian... *aaah gak usah dibahas penampilan itu*. Dan setelah selesai, Aqzha bilang gini “Abdul! Goyangan kamu tadi bagus banget, kita dapat banyak mencuri tepuk tangan dari para penonton karena kamu” Puji Aqzha dan aku hanya bisa tersenyum malu.”
Hmm... Memang sih dia itu sahabat yang agak berkesan, kenapa yah? Susah ngelupain dia. Baru dia aja, aku udah terpuruk. Bagaimana dengan Indah? Irni? Gynda? Atau yang lain? Hm... mungkin aku udah hancur banget #AlayTingkatDewa
“Waktu itu teman aku Irni, yaah bisa dibilang Sahabatlah. Dia kena bola, karna ulah para biadab yang bermain bola dengan sangat kasar. Bola itu hampir kena atau kena ya (?) udah lupa nih. Pokoknya semuanya langsung berkumpul disitu, termasuk Aqzha “Dasar kepo” Gumamku dalam hati. Akupun cari sensasi “Yaa... Siapa yang telah mencuri hatiku?” dengan nada agak manja lagi. Aqzha mendengarnya trus bilang “Kamu ini. Orang lagi khawatir kamu malah cari sensasi” Kayaknya Aqzha memang tau kalau aku lagi cari sensasi. Dan tanpa aku sadari, Aqzha cium aku trus dia meluk aku. What the hell? Di depan umum. X_X
Dan lagi lagi Marching... Waktu itu aku sangat seneeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng banget pake B G T. Aku dipindah di Lyra, Cuma sementara sih ._. tapi senang sih. Aku nangis waktu mendengarnya *Alay*. Sorenya, kita latihan. Udah ada Aqzha ama Dian. Mereka bercakap-cakap dan akupun bergabung. Dan waktu itu entah bagaimana, aku langsung dibilang mirip BOBY (Nama yang bermain di GGS) oleh Aqzha. Trus dia kasih kacamatanya ke aku. Trus dia bilang mirip banget ._. Damn you...
Trus mulai bahas JKT48, Dian hanya mendengar. Aku dan Aqzha saling memBacod. Aku ngehina oshinya, dia ngehina oshiku. Dan dia membuatku iri, mentang-mentang udah pernah ke theaternya JKT48. Dianpun tanya ke aku “Dul? Kamu udah pernah ke Theaternya JKT48?” Dan itu aku rasa seperti menyindir.
Aku benci Aqzha disitu -_- tapi dia lagi lagi tersenyum padaku. Oh my gosh... dan itupun berlanjut di keesok eesokan harinya. Aku sangat JENGKEL JENGKEL & JENGKEL dia. Masa’ dia nawarin aku Rosta, pas aku ambil. Aku check, ternyata udah gak ada -_- udah habis. Aku ngambek, diapun beli lagi dan nawarin aku. Aku tolak mentah2, tapi dia terus memaksaku. Akupun mengambilnya tapi Cuma satu -_- kecewa.
Waktu sampai di Alun-alun... ada om om yang mandang enteng aku main Lyra. Dia ngetes aku, dan aku memainkan lagu Berondong tua , kesukaanku. Trus si om malah tanya, Lagu apa ini?. kitanya jawab Berondong tua. Trus si om ketawa trus pergi -_- Aqzhapun mengumpat si om itu. Haha... kurangajar *Jangan Ditiru*. Waktu itu dia mau ngambil gula-gula. Aku juga mau. Tapi dianya malah bilang “Kalau aku mencuri gula-gula itu -_-“ aku jadi makin sebel sama Aqzha.
Dan waktu itu, keterakhir kalinya aku bicara sama Aqzha. Hari sabtu, dia mendengar pembicaraanku kalau aku tak suka ikan. Diapun spontan bilang “Kamu gak suka ikan yah? Sama dengan aku dong. Berarti kita jodoh” dan itu membuat bulu kudukku berdiri. Aku jadi gugup setelah kata itu. Dan dia minjam Charge HP aku, aku kasih. Mungkin itu hari keterakhir aku dekat dengan dia.”
Aku sangat suka dia saat tersenyum, apalagi kalau dia pakai kacamatanya yang bergagang putihnya itu. Sempat sih, lalu dia ngasih tau bagaimana cara ngasih sesuatu ke cewek dengan so sweet. Tapi udah lupa -_- hahahahahah... pas itu aku masih pacaran ama Winy, trus dianya kan ngajarin aku ngasih bunga, trus kelinci percobaannya Winy. Jadi pas dia ngasih bunga sama Winy, ntah kenapa aku cemburu bangeeeet. Tapi aku berusaha untuk gak envy, mungkin dianya Cuma bermain kan dia niatnya ngajarin gue.
“Beberapa hari berikutnya, sikapnya padaku menjadi lain. Setiap pulang skolah, dia pasti selalu minta ditraktir. Tapi hari itu aku sedang membeli Pentolan, dia juga. Dan dia gak minta traktir sama aku. Dia malah minta traktir sama orang lain. Entah kenapa aku gak suka, kayaknya cemburu :v Oh No!!! Tapi pas mau nyemprungin pentolannya di saus kitanya tabrakan. Maksudnya paspasan, dan jika paspasan gitu biasanya dia ngalah. Ini malah dianya ngedorong tanganku dan seakan gak kenal aku.
Trus waktu itu, aku nge-Chat sama dia di Fb. Tapi dianya gak balas. Setiap aku sms, dia balas “Siapa ini?” pas aku balas “Aku dule” dia udah gak balas lagi. dia juga udah jarang BBM aku lagi. Dan juga waktu itu kita beli ice cream, aku dan indah ditraktir ama Fadly. Kitapun makan ice cream itu. Trus Aqzha datang, biasanya aku yang duluan dipalak. Tapi aku malah dibiarin. Bahkan dia tak menatapku. Dan yang lebih sakitnya waktu itu aku pergi ke sekolah mau lihat adek kelas MOS, padahal tujuanku mau ketemu dengan Aqzha. Eeh, sampai disana aku liat Aqzha. Pas Aqzha lewat didepanku, diapun cuek kepadaku. Dan membuat aku semakin bingung, dan memilih untuk segera melupakan dia. Mungkin dia udah gak mau sahabatan lagi sama aku. Yaudah, aku makin cuek. Dan pura-pura tak kenal Aqzha *End Flashback*...

Yap... Terkadang aku merasa, aku hanya HIBURAN baginya. Dia datang padaku, hanya saat dia bosan aja. Kalau dia gak bosan, aku dicuekin, diacuhkan bahkan ngerasa seperti gak kenal. Hahahahah... Aku baru sadar, aku yang menganggapnya sangat special. Tapi dia gak, sakitnya tuh disini *Nunjuk Hati* tapi tak apalah. Setidaknya pernah singgah dihati. Aqzha? Sayounara! Aku tau aku tak terlalu berkesan dihadapanmu, tapi kamu sangat berkesan dihidupku. Aku menyanyangimu!

“Meski tak bertemu...
Tak larut dalam kesedihan, Aku kan menyanyi
Kau yang tinggal disuatu tempatpun pasti
Akn mengharapkan hal yang sama

Ya~ Sekarangpun...
Sambil berkata “Maaf ya datang terlambat”
Mungkin akan muncul dengan tiba-tiba
Dibangku yang biasanya itu”

Lagu rider terus terngiang ditelingaku, aku seakan terhipnotis di sore hari yang kelam itu. Hujan yang tadinya deras banget, ternyata udah reda. Tanpa aku sadar, dan ada yang mau kutanyakan padanya, yaa pada Aqzha. “Aqzha? Kamu lagi ngapain? Dimana? Sama Siapa? Masih ingat aku?” udah gitu aja. Tiba-tiba ada yang mengagetkanku, dan ternyata itu petir dan membuat cerita kali ini berakhir.

Ket :
·                     Shounen Ai : Semacam adegan sesama laki-laki yang seperti ciuman
·                     Oshi : Member yang didukung di JKT48
·                     Moody : Mudah berubah-ubah sifatnya
·                     Tsundere : Jutek jutek tapi sebenarnya perhatian
·                     OOT : Out Of Topic
·                     BOT : Back Of Topic
·                     WaTaDos : Wajah Tanpa Dosa


Oh ia, yg tulisannya di garis mring brarti cerita yang cuma diflashback gitu.. Bye.. sampai jumpa di cerita selanjutnya MISS GHOST WORLD VERSI 8U...
Ohia, kalau mau lihat Aqzha, dia tuh yang ada di foto di bawah ini, yang dibulat merah