Sabtu, 14 September 2013

Fantastic Life (Dilema cinta di marching MTS



           Cerita ini adalah cerita pertama yang kubuat. Mungkin ceritanya agak jelek. Tapi maklumi, karena pengalaman pertama membuat cerita. Ini akan bersamaan dengan 3 ceritaku yang lainnya. Yang akan kunamakan Fantastic Life.... ada 4 cerita,,,yaitu 3 cerita asli dan 1 cerita karangan. Dan ini akan menjadi pembuka dari cerita-ceritaku. Ini cerita tentang sebuah cinta yang bersemi di marching MTS, Yaitu sekolahku. Tapi bukan Cuma sebuah cinta yang timbul. Tapi beberapa cinta, hingga membentuk sebuah dilema. Sebenarnya banyak cinta di balik cerita ini. Tapi sesuai judulnya aja DILEMA CINTA DI MARCHING MTS. Jadi ini adalah pengalaman kisah cintaku. Maaf yah,,, kalau kepanjangan...
           
            CHEK IT OUT...

DILEMA CINTA DI MARCHING MTS


            Aku mengangkatkan kaki dan menuju ke sekolah. Ini hari adalah testingnya siswa baru. Aku mau melihat siswa2 baru yg cantik. Sebelumnya perkenalkan namaku Abdul. Aku siswa kelas 2 di MtsN Luwuk. Aku orangnya pendiam, pemalu dan agak susah bergaul. Aku pergi ke kelas 7 unggulan. Seperti biasa aku siswa 7 c yang suka bergabung dngan anak unggulan. Dan “Waaaaw,,, cantiknya. Itu sapa yah???” gumamku dalam hati. Ternyata itu Retno purnama amalia. Panggilannya Enho. Dia adalah adik dari Mayoret kita yaitu Nur Irni Nahri Sakinah. Panggilannya Irnhi. “Hy cewek,,,, bleh kenalan gak???” sapaku sambil menjulurkan tangan kepada Enho. Dan aku terkejut dia meresponku dengan bermuka masam tanda tak mau. Akupun tidak menyerah. Untuk mengejarnya.

            Pas dari datang latihan Aku senang sekali Aku, Irnhi dan Enho berbawaan terus. Aku jadi bangga. Kakaku Ratry meledek aku “Hmmp... Syifa ngedeketin 2 mayoret. Supaya sebentar dia juga dijadiin mayoret :D . tapi bangga pas itu kan aku sedang pinjam Hp Enho. Buat buka Youtube mau lihat Video JKT48. Tapi gak bisa. Tapi senanglah waktu itu bisa duduk dengan dia.

            Sekarang aku tau sebabnya kenapa Sahabatku PUTRA ke kelas Unggulan terus. Alasan mau main tapi aku tau dia itu suka sama enho. Tapi aku yang lebih duluan ngelihat enho. Mereka ngelihat Enho pas di marching aja.

Ada gerak jalan punya umum. Aku sebenarnya mau lihat dengan Fira ama Dian. Tapi karena ketemu Pipin dengan Nuni. Kakak kelas yang cantik pintar dan akrab denganku yang cewek. Aku ikut mereka. Aku bilang untuk mengawali guru MTs sampai finish. Merekapun menyetujui. Dan ketemu lagi dengan putra. Iiiih,,, kitapun mengawali mereka. Dan pas guru2 mts lewat. Ternyata ada Fitrah, Syukran, Nanda, Ain, Fary, Dan Aziz. Merekapun jalan berboncengan naik motor. Fitrah dengan Nanda. Syukran bonceng Ibu Sri... iiiih ibu sri curang gak ikut gerak jalan :P . Ain berboncengan dengan cowoknyalah Yaitu Fary. Azizpun membonceng Pipin. Tapi apa??? Pas kita melewati enho. Putrapun jadi semangat. Aku minta nomornya Putra supaya bisa curhat gitu. Akhirnya kita mengawal mts sampai finish. Dan ternyata sendalku dan punya putra jenis dan modelnya sama Cuma warnanya yang beda.

            Malamnya, Enho nge STATUS lewat Hp. “Katanya kamu suka sama aku, tapi apa??? Aku melihat kamu jalan dengan orang lain. Itu yang membuatku kecewa”. Aku balas  “sapa??? Saya???” diapun membalas “Bukan....” aku jawab lagi. “Sapa... ka putra” “Bukan...” dia jawab lagi. Akupun membalaslagi “Ooooh,,, Aziz.” Dan enho jawab “Kasihtau gak yah??” . Aku jadi kecewa ada yang lebih duluan dari aku. Aku mulai SMS Putra. Kitapun saling smsan. Diapun saling curhat. Aku sekarang pacaran dengan Fatma smp 2. Buat ngelupain Enho. Kitapun saling curhat. Putra curhat tentang Enho. Sedangkan Aku curhat tentang Fatma

            Selama aku curhatan dengan dia. Tidak ada yang aneh. Kita saling curhat. Kita saling tebuka. Aku tidak pernah bilang kalau aku suka sama enho. Karena aku ingin melupakan dia... lupakanlah dia... meskipun sulit. Nah,,, akupun sebenarnya malas pacaran. RINEI KINSHI JOURE (Aturan anti cinta). Aku gak suka bercinta/pacaran. Karena aku rasa diriku masih kekanak-kanakan. Anak-anak jangan dulu pacaran. Aku juga pacaran dengan fatma sebenarnya udah mau minta putus. Tapi, aku lagi malas aja. Nanti tunggu dia minta putus aja. :D


            Akupun melangkahkan kaki menuju kesekolah. Aku sudah punya perasaan lain. Bahwa nanti akan terjadi sesuatu. Pas udah sampai di sekolah...... “Apppppaaaaaa....” teriak aku. “Aziz suka betulan sama Enho. Dan dia nembak Enho.” Itu baru rencana. Akupun shock. Kenapa??? Dia seduluan itu, masa’ aku kalah sama dia. Yah jelaslah diakan udah dewasa. Lebih baik kan sama aku. Supaya aku sama enho seumuran. Tapi aku benar-benar gak percaya. Berarty jawaban dari status enho semalam itu. AZIZ, aziz siih orangnya pintar, ganteng, putih,tinggi. Pasti dia diterima. Tapi semoga tidak.

            Malamnya, Putra curhat lagi sama aku. Putra sangat kecewa waktu tahu ternyata Aziz juga suka sama Enho. Akupun tak menyangka. Tapi biarlah cobalah lupakan Enho. Aku kan masih punya Fatma. Diapun selalu curhat tentang Enho. Dia bilang dia yang pertama kali ngelihat enho. Apa??? Gak salah tuh. Aku yang pertama kali lihat Enho waktu testing. Tapi biarlah anggap saja aku gak terbalut.

            Esoknya,,,,,  :’(    :’(    :’(  . Sedih banget. Aku putus sama Fatma. Tapi aku harus diam tentang ini. Biarlah tak ada yang tau. Tidak ada juga yang mau cari tau kejadian yang terjadi sama orang yang tertutup seperti aku. Biarlah aku harus menyembunyikan kesedihanku dengan tersenyum. Meskipun ini hal yang kunantikan. Tapi tetap ini air mata yang tulus dari hati. Mengalir tak dapat membendung nasib sial yang kualami kali ini... tapi aku harus menjalaninya...

            Malamnya,,,, aku curhat sama putra. Bahwa aku sudah putus dengan Fatma. Dan putrapun ikut sedih dan menghiburku. Akupun menjadi sedikit tenang. Tapi apakah aku harus beritahu perasaan yang sebenarnya sama putra. Kayaknya belum waktunya. Tunggulah sampai deritaku ini berakhir. Aku tak ingin waktu aku mendapat derita. Tambah terpuruk dengan derita yang lain. Ayolah kapan derita ini berakhir L  L  L. Yang satu belum selesai,, datang lagi kesialan yang lain. Tapi gak papalah,,, aku sudah terbiasa bersikap tegar menjalani ini semua...

            Aku hanya bisa tersenyum dalam kesedihan. Karena aku tak maumembuat repot semuanya. Membuat mereka cemas. Aku tak ingin membuat keluarga, teman dan orang disekitarku jadi khawatir. Jadi terpaksa kumelakukan kebohongan kecil. Karena aku orangnya gak suka merepotkan.

            Aku harus tetap menyembunyikan perasaan ini. Aku harus bisa menjaga perasaan sahabatku. Tapi mungkin lama kelamaan aku tak tahan. Dan semuanya akan tambah kacau... waaah kalau itu terjadi aku minta maaf yah.

            Akupun jadi tak tahu dengan rasa ini. Sangat sakit yang kurasakan. Aku tak dapat lagi memendam perasaan ini. Jika kupendam akan tumbuh bunga mawar yang durinya akan menancap  di hatiku. Ini kurasakan yang kedua kalinya. Yang pertama kalinya pernah kurasakan sama JIRAN anak guru biologiku yang 1.

Dan akupun terpaksa menceritakannya sama putra. Karena aku tak mau hatiku terbelenggu dengan rantai berduri ini. Akupun menceritakannya sama putra. Tapi putra malah bilang apa ke aku. “Kamu ini,,, Laki2 sejati atau bukan sih. Waktu tadi lalu gue tanya. Loe suka gak sama Enho. Kamu bilang gak. Karena kamu udah punya pacar. Tapi apa??? Pas kamu putus dengan pacar kamu yang di smp 2. Kamu malah mengambil incaran orang.” Itu balasnya.

Aku jadi sakit hati. Sekarang hatiku semakin terbelenggu. Aku makin tak kuat  menghadapi perasaan ini. Tapi  aku juga tak bisa mengambil incaran orang.
Sekarang waktuku untuk membicarakan perasaan ini ke teman-teman sekitarku. Sampai sudah banyak yang tau.... tapi biarlah ,,, aku juga sebenarnya gak suka mengambil inceran orang...

Tapi aku juga gak tahan dengan perlakuan PUTRA kepadaku. Kayaknya dia masih sakit hati. “Loe aja yang dapat peran begitu aja sakit hati... apalagi aku yang mendapatkan peran tersusah dengan nasib tersial.. udah gimana hatiku ini put.” Gumamku dalam hati. Kembali aku menitikkan air mataku lagi. Akupun mulai galau

Apalagi cobaan yang aku dapat ya Allah.... aku yakin aku akan sanggup menghadapinya.. aku Cuma ingin imamku ditambahkan,,, hatiku ditabahkan.. karena aku tau orang yang dapat bersabar menghadapi cobaan... akan mendapatkan keberuntungan... aku akan selalu bersabar menghadpi cobaan.

            Aku rasa aku harus mengalah. Dan aku harus mebiarkan Enho kepada orang yang lebih cocok dan lebih bagus dari aku. Biarkanlah aku tak mendapatkan Enho asalkan dia bahagia dengan orang lain. Akupun curhat sama Kak pipin. Katanya aku harus mengalah dan membiarkan Enho dengan orang lain. Cinta itu adalah cara untuk membahagiakan orang yang kita sayang. Bukan cara untuk memiliki orang yang kita sayang. Karena aku belum puas. Akupun curhat ke dila.

            Dilapun berkata kalau dunia telah membuatmu menuruti hawa nafsumu. Semua orang yang kutanya selalu menjawab sahabat. Jadi aku harus memilih sahabat. Menurutku sahabat adalah segala galanya. Tapi aku juga gak bisa melepaskan dya. Tapi aku harus melepaskan dya demi sahabatku sendiri.

            Aku akan memilih sahabat. Persahabatan itu lebih berharga. Sahabat lebih berguna. Sahabat sangat senang jika melihat kita senang. Dan cinta kalau sudah sakit hati. Gak mungkin senang melihat kita senang.

            Akupun menyerah dan aku bilang ke putra “Putra aku menyerah,,, sekarang aku merelakan Enho untukmu. Aku akan memperjuangkan kamu untuk dapat mendapatkan cinta Enho. Tapi aku juga gak tau kalau aziz lebih duluan dari kamu.”putrapun menyetujui.

            Karena ku tahu sahabat lebih baik daripada cinta

            :’(   :’(  :’(    Putra.... Enho.... Aku harus bisa menyatukan mereka berdua. Jangan sampai keduluan oleh aziz.. tapi bagaimana sedangkan aku juga sedang terluka. Terluka + terluka = Mampus.  Hatiku ini masih ingin hidup dan merasakan kasih sayang yang tulus dari kekasih.

Tapi apakah ada orang yang mau denganku. Pikirku lalu. Tapi ingatlah semua  orang diciptakan berpasang pasangan. Jadi pasti aku bisa mendapatkan kekasih. Dan mungkin kali ini bukan nasibku. Aku akan berusaha. Dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan.

            Sudah berbagai cara kulakukan untuk memperjuangkan. Aku tak bisa,,, aku sungguh tak bisa,,,, aku sungguh tak bisa. Aku akan mencobanya lagi. Mencoba dan terus mencoba.

Aku sudah bisa melupakan Enho. Meskipun masih kuingat. Tapi maksudnya aku sudah bisa melepaskan Enho dihatiku. Aku bisa menghilangkannya dengan menjauhinya.

            Setelah berapa lama...

            Air mataku tetap mengalir deras tak mampu menahan kesedihan dan kebahagiaan. Apa ini ada kebahagiaan dan kesedihan. Kebahagiaan yang kurasa adalah Aziz telah menembak Enho. Berarti Enho sudah punya pendamping. Tapi belum dijawab sih

Nah kesedihannya adalah  aku tak bisa memperjuangkan putra dengan Enho. Bagaimana aku bisa. Nomornya aja udah gak aktif. Lagipula aku sekali gak bisa tetap gak bisa.

            Akhirnya aku sudah gak suka lagi sama Enho. Hmmp akhirnya aku mencium udara bebas. Akupun mulai merasakan kebebasan tanpa ada lagi ikatan dari DILEMA CINTA DI MARCHING MTS itu. Putra aku minta maaf yah, gak bisa bantu. Abis kamu udah ngejauhin aku sih. Enho maaf yah telah mencintaimu. Jangan salahkan aku yah,,, salahkan hati ini yang telah salah mencintaimu. Aziz kejar terus cintamu mungkin dia bukan jodohmu.

            Putra udah benci sama aku juga. Kenapa nasibku harus begini,,, Sial  terus. Aku memang hidup didunia ini untuk air mata. Aku memang tak pantas untuk dicintai. Biarlah sekarang jalan keluar dari masalah ini adalah JUST FRIENDS. Aku rasa aku dan Enho cukup dalam sebatas teman. SEBATAS TEMAN yang tak lebih. Tapi bagaimana dengan putra. Biarlah,,,, mungkin dia rasa menjauhiku adalah jalan terbaik.

            Dan Gosip antara Aziz yang katanya pacaran dengan Enho sudah mulai reda. Jadi Enhopun senang pastinya. Sekian banyak gosip yang beredar tentang itu tapi semuanya hilang. Dan sekarang mulai menjalani kehidupan baru. RENAI KINSHI JOURE (Aturan anti cinta). Cinta itu rumit jadi buat apa bercinta. Yang ada sakit hati aja. Kalau nge-Jomblokan gak ada yang dipikiran. Bebassss,,, hmmp. Tapi Aziz juga kayaknya sudah tidak mencintai Enho lagi. Putra juga kayaknya begitu. Dan Enhopun udah memiliki pencuri hati yang baru.

Sebuah bangunan KEDILEMAAN yang terbangun kokoh sekarang telah Hancur berkeping-keping. Keadaan semuanya sudah kembali semua. Dan menjalani kehidupan baru WITH SOMEONE... sedangkan aku. Cukup dengan jomblo. Tapi jangan jomblo selamanya. Cinta bisa datang,,,, bisa pergi,,,, bisa datang bersamaan,,,, bisa pergi bersamaan,,,, tapi yang namanya cinta tak ada yang mati. Perasaanku ini bukanlah berarti perasaan yang mati. Tapi hanyalah menahan dan mengubur perasaan.
 
####

Tidak ada komentar: