Cerita ini adalah cerita karanganku yang pertama.. kalau ada kesalahan.. maklumi yah... oh ia,,, aku mohon maaf kalau ada kesalahan... silahkan disimak aja ceritanya..
Aku
mengeluarkan motorku dan memacu ke sekolah. “Gawat!!! Tinggal 15 menit lagi.
Aku harus cepat2.” Hari ini pelajaran matematika,,, gurunya itu sangat tidak
suka kalau ada yang terlambat. Oh iya,,, namaku Kelvin (Nama samaran). Aku
ketua kelas,,, di kelas 11 SMA 1. “Pak,,, Pak,,, Jangan ditutup dulu pagarnya.
Aku mau masuk...” Teriakku dari kejauhan kepada satpam sekolah. Dan aku
diperbolehkan masuk. Sebelum masuk aku bertemu wali kelasku... “Kelvin,,, cepat
masuk... kebetulan ibu lagi cari kamu. Ada murid baru disini.” Tegur wali
kelasku. Akupun membawa murid itu ke kelasku dan memperkenalkannya. Setelah itu
mengatur tempat duduk untuk mereka. Yang satu itu cewek namanya NATALIA.
Pindahan dari MANADO. Dan yang satu ACEP pindahan dari ACEH. Saat melihat
Natalia aku merasa ada getaran di dadaku. Aku mencintainya.
“Kamu,,, koq diam aja... ini kan
udah istirahat. Makan yuuk,,, aku yang traktir.” Ajakku kepada Natalia. Natalia
hanya mengangguk menyetujui. Di kantin,,, semua orang terkejut melihat Natalia
yang sangat cantik yang datang bersamaku. Mereka seakan2 tak pecaya. Natalia
itu sangat cantik bagaikan bidadari.
Waktu itu,,, ada tugas Matematika.
Akupun mengerjakan semua itu bersama kelompokku. Dan ternyata di kelompokku ada
Natalia. Saking pusingnya aku gak konsen mengerjakan tugas itu. Karena
perhatianku teralihkan kepada Bidadari bermata sayu itu. Melihat aku yang salah
mengerjakan tugas. “Heyyy,,, ini salah... yang betul ini begini... ini dikali
ini dibagi ini setelah itu ditambahkan hasil dari ini... begituuu..” Tegur natalia
sambil menjelaskan. Semuanya terkagum2 mendengar penjelasan Natalia. Kelaspun
hening sesaat... dan bunyi belpun berbunyi tanda isirahat...
Waktu itu,,, aku sedang berjalan2
dengan Natalia. Aku mengajak Natalia ke taman. Waktu itu sangat ramai dengan pasangan2
yang sedang pacaran. Tinggal aku aja dengan Natalia yang gak pacaran. Akupun
memegang tangannya dan berusaha memberikan kehangatan dengan genggamanku. Aku
ingin mengungkapkan perasaan ini. tapi,,, aku malu. Akupun melepaskan tanganku.
“Aku boleh ngomong sesuatu gak???.” Tanyaku. “Ngomong apa???. Kelihatannya
serius amet.??” Tanyanya. “Aku sebenarnya suka sama kamu... dari pertama kita
bertemu.” Jelasku. Pipinyapun memerah sesaat... dan menundukkan kepalanya.
Suasanapun hening sejenak,,, “Aku sebenarnya juga cinta sama kamu.dari dulu aku
suka sama kamu. Tapi aku takut kamu marah sama aku.” Jelasnya kepadaku. Akupun
memegangtangannya lagi dan berkata “Mau gak pacaran ama aku???” tanyaku dengan
raut wajah serius. Diapun menganguk tanda mau.
Akupun menyandarkan kepalaku
dibahunya. Kitapun kini telah berpacaran,,, aku sangat senang. Akupun
mengajaknya ke restauran untuk makan. Tapi dia udah mau pulang. Yaudah aku
mengantarnya pulang. Karena hari telah larut.
1
tahun kemudian...
Aku
sudah kelas 3 sma,,, kini saatnya aku menghadapi UN SMA,,, Natalia meminta izin
kepadaku karen sebelum UN dia akan pulang ke Manado,,, karena ingin
memberitahukan izin UN ke mamanya dan sekaligus melepas rindu. Akupun
mengijinkan. Sehari sebelum itu,,, aku menghabiskan hariku dengannya,,, aku
mengajaknya ke taman rekreasi setempat. Aku ingin mengajaknya melihat binatang2
tapi dia takut. Jadi aku mengajaknya saja berekreasi. Hari ini dia curhat ke
aku,,, karena alasan dia pindah kesini karena Ayah dan Ibunya bercerai. Dan dia
ikut ayahnya kesini. Sedangkan ibunya tinggal sendirian di Manado. Nah,,,
makanya dia akan pergi ke Manado untuk memberitahukan kepada ibunya bahwa dia
akan menghadapi UN. Aku sangat sedih mendengar itu semua. Aku hampir menitikkan
air mata. Aku mencoba menenangkannya. Aku menciumnya dipipi. Dan memberikan dia
Jaket kesayanganku. Karena hari telah
larut,,, akupun pulang ke rumahku. Katanya aku harus pergi kerumahnya besok
karena ada yang mau dia beri. Akupun menyetujuinya
Keesokan
harinya...
“Assalamualaikum,,,,
Natalia...” teriakku sambil mengetuk pintu rumahnya. Dia membukakanku pintu dan
segera membawaku ke KAMARnya. Diapun mengunci pintu dan menutup jendela. Yang
ada didalam hanyalah kami berdua. Tanpa seorangoun yang tahu. Dia segera
menyalakan lampu. Dan mengambil sebuah sweater yang sudah disiapkannya tadi
malam. Ternyata sweater itu sweater buatannya dan di belakang tertulis N &
K. Aku bertanya kepadanya “Kenapa kamu berikan ini kepadaku???.” “Ini sebagai
kenang-kenangan.” Jawabnya. “Kamu jangan bilang begitu. Kamu pasti masih bisa
kembali padaku. Ayoo,,, percayalah.” Ujarku meyakinkannya. Diapun mengangguk.
Akupun memeluk tubuhnya dan membuat dia sedikit tenang. Waktupun menunjukkan
pukul 09:00...
Aku harus merelakannya pergi,,,
karena ini demi kebaikannya juga. Kamipun berjanji untuk mendapatkan nilai UN
yang sangat memuaskan. Akupun mengucapkan selamat tinggal kepadanya... diapun
segera pergi menuju bandara...
Akupun pulang kerumahku,,, aku
segera istirahat. Dan akupun terbangun jam 10. Karena aku mendapatkan perasaan
yang tidak enak. aku segera menelpon Natalia. Tapi,,, nomornya tidak aktif. Aku
khawatir kepadanya. Aku segera menonton TV,,, dan aku terkejut mendengar berita
Bahwa pesawat dengan tujuan ke Manado no
37 terjatuh di perairan yang ada di dekat makassar. Akupun mematikan TV itu dan
segera pergi ke rumahnya Natalia. Sewaktu aku datang,,, ayahnya baru saja
datang. Akupun menanyakan nomor penerbangan pesawat yang dinaiki oleh Natalia.
“Om,,, nomor penerbangan peawat yang dinaiki oleh Natalia nomor berapa???.”
“Nomor 37. Kenapa???.” Tanyanya dengan raut wajah kebingungan. Akupun segera
menjelaskan bahwa Pesawat yang dinaiki oleh Natalia terjatuh di perairan yang
ada di dekat Makassar. Ayahnya Nataliapun kaget dan jatuh pingsan. Akupun panik,,,
karena disitu Cuma ada aku. Aku segera membawanya kedalam dan menyadarkannya.
Ayahnya Natalia sangat baik sama aku. Meskipun aku memakai fasilitas yang ada
di rumahnya. Dia tak memarahiku. Diapun telah menyetujui hubunganku dengan si
Natalia. Akupun mencoba menyadarkannya. Setelah sadar kita menyaksikan TV
mencari info berita tentang pesawat yang dinaiki Natalia.
Ayahnya Nataliapun menelpon istrinya
yang di manado. “Ass... Mama udah dengar berita???.” Tanyanya membuka
pembicaraan di telpon. “Belum pa,,, kenapa???.” Tanyanya “Pesawat yang dinaiki
oleh Natalia mengalami kecelakaan pesawatnya terjatuh diperairan dekat
makassar. Sekarang tim penyelamat telah mencari jasad2 korban.” Jelasnya.
Ibunya Nataliapun shock dan segera mematikan telponnya seakan tak percaya
dengan apa yang dibilaang.
Tim penyelamat pun telah mendapatkan
jasad Natalia... yang tertusuk dengan serpihan2 pesawat yang tajam. Nataliapun
dilarikan ke rumah sakit terdekat tepatnya di Makassar. Ternyata Natalia mengalami
luka parah dan dia mengalami kelumpuhan. Kata dokter dia masih hidup tapi tidak
lama. Diapun menerima itu semua dan bersiap2 menghadapi UN dan mendapatkan
nilai yang memuaskan sesuai dengan janjinya.
Setelah Ujian Nasional selesai,,,,
aku dan Natalia menjalani hari2nya bersama meskipun Natalia mengalami
kelumpuhan. aku tetap mencintai Natalia. Karena CINTA itu BUTA. Akhirnya
pengumuman kelulusan,,,, siswa siswi di sekolahku semuanya Lulus 100 %. Dengan
nilai tertinggi yaitu 98,99 %. Dia merupakan siswi dengan nilai tertinggi di
sekolahku. Aku sangat bangga dengan Natalia. Karena nilainya sangat memuaskan.
Diapun dipanggil ke depan untuk memberikan ucapan2 dan kata2. Dia maju dengan
kursi rodanya. Tapi waktu dia mengucapkan kata pertamanya. Tiba2 aortanya
pecah. Dan diapun meninggal mendadak di waktu yang sangat membahagiakan.
Semuanya melarikannya ke rumah sakit...
Setelah
dia diperiksa,,, ternyata Natalia telah tiada. Dia telah menghadap sang
pencipta. Semuanya yang ada disitu menangis termasuk aku. Aku tak menyangka,,,
dia pergi secepat itu. Dan besok dia akan dikuburkan. Bertepatan dengan 1 tahun
hubunganku dengan Natalia...
Keesokan Harinya... Natalia
dikuburkan teman2 satu kelas datang di acara penguburannya termasuk aku juga.
Kami semua sedih karena kita telah ditinggalkan oleh Natalia secepat itu.
Kini,,, BIDADARI BERMATA SAYU itu telah kembali ke penciptanya dan suatu saat
pasti aku bisa bertemu dengannya di SURGA nanti...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar